Friday, October 23
Shadow

Sejarah Onde Ketawa, Makanan Tradisional Indonesia asal Tiongkok

Onde ketawa yang gurih dan renyah, jajanan tradisional yang populer dan mudah di temui di pasar atau warung terdekat. Ternyata asal muasalnya kue ini berasal dari Tiongkok. Sejarah Onde Ketawa, Jajanan tradisional Indonesia asal Tiongkok.

Onde Ketawa Wijen, makanan tradisional Indonesia asal Tiongkok

Yang kita ketahui ada onde-onde yang berasal dari tepung ketan, warnanya bulat, luarnya di taburi wijen dan isiannya adalah kacang hijau yang di haluskan di buat bulat2 sebagai isian.

Sejarah Onde Ketawa

Sejarah Onde, awalnya adalah penganan yang berasal dari dinasti Tang. Resmi menjadi penganan daerah Xian. Makanan ini di bawa ke daerah Selatan China dan kemudian menyebar ke Asia Timur dan tenggara.

Kemudian mengalami perkembangan di Indonesia menjadi onde ketawa

Baca Juga : Wijen hitam dan putih, Mana yang lebih berkhasiat ?

Kalau onde ketawa wijen, bentuknya tidak betul bulat cenderung agak tidak beraturan karena dia merekah. Sehingga namanya di sebut onde ketawa karena bagian merekah tadi seperti mulut orang tertawa. Bahan dasarnya adalah tepung terigu, baking powder, telur dan gula. Di Mojokerto penganan ini terkenal. Di Sumatera, Pematang Siantar di sebut roti ketawa. Dibawah ini adalah resepnya.

RESEP ONDE KETAWA

Bahan:
– 25 gram margarin
– 125 gram gula pasir
– 2 butir telur
– 300 gram tepung terigu
– 1 sdt baking powder
– 250 gram air
– 150 gram wijen

Cara membuat:
– Kocok margarin dan gula pasir sampai putih, masukkan telur dan kocok kembali selama 1 menit. 
– Masukkan tepung terigu dan baking powder, aduk rata.
– Ambil sedikit adonan, bentuk bulatan kecil. 
– Celupkan adonan ke dalam air, kemudian gulingkan di atas wijen. Lakukan hingga adonan habis.
– Goreng adonan dalam minyak banyak dengan api kecil hingga kecokelatan. Angkat dan tiriskan. 
– Siap disajikan.

Resep Onde ketawa ini sangat mudah. dan bisa di buat sendiri di rumah. Jadi mengingat sejarah bangsa Indonesia dahulu sebagai tempat lalu lintas perdagangan dunia. Ini sehingga masuknya makanan asing melalui para pedagang, akhirnya mempengaruhi sebagai bagian dari kuliner Indonesia adalah sesuatu yang wajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *