Thursday, October 15
Shadow

Tips sukses memanggang dengan Tekhnik Au Bain Marie

Dalam dunia baking kue ada beberapa tekhnik memanggang. Yang akan di bahas disini adalah mengenai memanggang dengan Au Bain Marie. Saya mau share tips sukses memanggang dengan tekhnik Aun Bain Marie.

Tips sukses memanggang : Pengertian Tekhnik Au Bain Marie

Au Bain marie atau water bath adalah tekhnik panggang tim dimana loyang berisi adonan diletakan di dalam loyang lain yang lebih besar berisi air panas.

Jenis kue apa saja yang di panggang dengan au bain marie ini ada jenis kue cheese cake dan ogura cake.

Persiapan yang harus di lakukan untuk memanggang dengan tekhnik au bain marie adalah dua loyang dengan ukuran berbeda. Loyang pertama yang lebih kecil untuk tempat adonan. Loyang kedua adalah loyang lebih besar dari loyang pertama. Yang besar yang akan di isi air panas untuk merendam loyang pertama. Air panas di isi kira-kira sepertiga tingginya.

Tips sukses memanggang dengan Tekhnik Au Bain Marie

Tips sukses memanggang ini pertama saya gunakan loyang 20×20 dan untuk loyang yang lebih besar adalah ukuran 24×24, air panas yang baru mendidih langsung di masukan ke loyang kosong. loyang yang berisi adonan di masukan ke dalam loyang besar.

Kendala pada hasil panggang dengan tekhnik Au Bain Marie

Masukan loyang yang sudah di isi air terlebih dahulu ke dalam oven, kemudian disusul dengan loyang berisi adonan di atasnya. Ingat, menaruh air panas jangan terlalu banyak karena kalau di masukan loyang di dalamnya, air bisa tumpah keluar. Hati-hati saat memasukan loyang.

Suhu memanggang juga penting. Biasanya agar tidak cepat gosong, set oven di suhu sekitar 150 – 170 derajat celcius dengan lama memanggang kurang lebih 60 menit atau sampai matang. Sesuaikan resep masing-masing.

Untuk hasil kue, suhu juga harus diperhatikan supaya hasil matang sempurna. Setelah di keluarkan dari oven, biarkan cake dingin lalu bisa di buka dari cetakan.

Hasil cheese cake terasa lebih lembut dan matang sudah maksimal. Namun ada beberapa kendala yang terjadi pada hasil panggangan, contohnya :

  1. Permukaan cake retak atau merekah. Ini bisa jadi karena suhu terlalu tinggi. Oleh karena itu gunakan rak oven paling bawah.
  2. Supaya pori-pori lebih halus, hentakan loyang 3x sebelum masuk oven.
  3. Jika cheese cake cekung atau amblas setelah keluar dari oven biasanya karena underbaked atau belum matang. Ogura atau cheese cake adalah cake tinggi cairan daripada bahan padatnya.

Baca juga : Pengaruh hidangan India terhadap kuliner Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *